Koalisi ? Silakan tanyakan hati
Pada masa kampanye, katakanlah ada partai A yang visi dan misinya tidak sesuai dengan partai B. Mereka melakukan kampanye dengan garis yang mereka yakini, tentu saja keduanya bersebrangan.
Setelah rakyat menyaksikan partai A dan B berkampanye, tentu kemudian rakyat akan memilih pilihannya sesuai visi dan misi yang telah dipromosikan oleh masing-masing partai dengan harapan sang pilihan itu akan melaksanakan misi visi (baca janji) yang telah di jelaskan sebelumnya.
Namun apa lacur, setelah proses pemilihan usai, kini kedua partai yang sebelumnya memiliki visi dan misi yang berbeda (bahkan mungkin saling menggecam) malah merapat demi sebuah posisi atau penggalangan kekuatan yang mungkin tidak dimengerti sama sekali oleh rakyat banyak.
Mengingat latar belakang yang dijelaskan di awal tulisan ini, apakah layak "gerakan" koalisi ini ada?
Setelah rakyat menyaksikan partai A dan B berkampanye, tentu kemudian rakyat akan memilih pilihannya sesuai visi dan misi yang telah dipromosikan oleh masing-masing partai dengan harapan sang pilihan itu akan melaksanakan misi visi (baca janji) yang telah di jelaskan sebelumnya.
Namun apa lacur, setelah proses pemilihan usai, kini kedua partai yang sebelumnya memiliki visi dan misi yang berbeda (bahkan mungkin saling menggecam) malah merapat demi sebuah posisi atau penggalangan kekuatan yang mungkin tidak dimengerti sama sekali oleh rakyat banyak.
Mengingat latar belakang yang dijelaskan di awal tulisan ini, apakah layak "gerakan" koalisi ini ada?
Komentar
Posting Komentar