Postingan

Klub Bola Manajemen Publik

Apa sih maksudnya tim Superliga Indonesia manajemen publik? Manajemen publik dari sudut pandang saya yang tidak pintar dan berpikir sederhana serta seadanya adalah sebuah manajemen yang mengutamakan kepentingan publik tanpa menghiraukan untung atau rugi sebuah perusahaan atau sebuah organisasi. Dalam hubungannya dengan sepak bola, saya dapat menyimpulkan tim sepak bola dijalankan tanpa menghitung untung dan rugi layaknya sebuah tim profesional. Lalu apa benar tim Superliga Indonesia menganut sistem manajemen publik? saya harus mengamini pendapat ini. Mengapa? Karena sebagian besar tim-tim yang berkompetisi di Superliga yang digembar-gemborkan berlabel profesional di Indonesia ternyata masih bergantung kepada dana pemerintah atau bergantung kepada pemberian APBD daerah setempat yang nilainya hingga puluhan milyar rupiah. Sebetulnya untuk sekedar berjalannya liga, pemberian APBD ini dirasa cukup walau bagi beberapa tim yang kurang didukung oleh APBD akan kehabasian nafas di pertengahan a...

KORBAN SUPPORTER ATAU SUPPORTER KORBAN?

Apa reaksi Anda saat bersantai menyaksikan berita di televisi lalu sejurus kemudian disuguhi informasi yang menyebutkan kelompok supporter tertentu mengamuk dengan melakukan pelemparan ke tengah lapangan dan melakukan pembakaran di beberapa titik di tribun stadion? Kaget atau malah berkata pada diri sendiri "ah Liga Indonesia, sudah biasa". Belum selesai disana, esok harinya terbitlah berita di koran yang menyebutkan kelompok supporter tertentu mengamuk karena timnya kalah dan lain sebagainya yang tentu menyudutkan kelompok yang berulah itu. Adilkah? Mungkin ya, mungkin tidak. Loh kok? sudah jelas mereka yang berbuat karena timnya kalah, supporter di Indonesia mana ada yang dewasa? Mungkin demikian pandangan masyarakat umum dan saya tidak dalam posisi untuk menyangkal hal itu, tetapi boleh kiranya saya mengungkapkan sudut pandang lain yang mungkin bodoh dan sangat sederhana, tetapi bukankah ide yang paling sederhana terkadang jawaban tepat? Menurut saya sungguh picik jika kit...

Haruskah Jaya Hartono Di Pertahankan

Persib Bandung pada musim kompetisi Superliga Indonesia 2008/09 dibesut oleh Jaya Hartono seorang pelatih yang sebelumnya sukses menangani Deltra Putra Sidoarjo (Deltras). Jaya datang ke Bandung tidak sendirian, pelatih berkumis tebal itu membawa serta bintangnya di Deltras seperti Hilton Moreira, Airlangga, dan Hariono untuk digabungkan dengan bintang yang sudah bersinar di Persib Bandung seperti Lorenzo Cabanas, Nova Arianto, Zaenal Arif, dan Eka Ramdhani. Geliat Persib ternyata tidak berhenti di situ saja, bintang Indonesia lainnya seperti Atep, Maman Abdurrahman, Harry Salisburi, Siswanto dan si anak hilang Nyeck Nyobe di gaet. Persib pun langsung di sebut sebagai salah satu kandidat kuat juara Superliga mengingat tim inti dan tim cadangan memiliki kekuatan yang berimbang. Persib memulai laga perdana Superliga Indonesia dengan menjamu Persela Lamongan pada tanggal 13 Juli 2008. Sebuah laga yang menegangkan dan mungkin akan selalu diingat oleh bobotoh Persib karena dalam waktu tujuh...

Koalisi ? Silakan tanyakan hati

Pada masa kampanye, katakanlah ada partai A yang visi dan misinya tidak sesuai dengan partai B. Mereka melakukan kampanye dengan garis yang mereka yakini, tentu saja keduanya bersebrangan. Setelah rakyat menyaksikan partai A dan B berkampanye, tentu kemudian rakyat akan memilih pilihannya sesuai visi dan misi yang telah dipromosikan oleh masing-masing partai dengan harapan sang pilihan itu akan melaksanakan misi visi (baca janji) yang telah di jelaskan sebelumnya. Namun apa lacur, setelah proses pemilihan usai, kini kedua partai yang sebelumnya memiliki visi dan misi yang berbeda (bahkan mungkin saling menggecam) malah merapat demi sebuah posisi atau penggalangan kekuatan yang mungkin tidak dimengerti sama sekali oleh rakyat banyak. Mengingat latar belakang yang dijelaskan di awal tulisan ini, apakah layak "gerakan" koalisi ini ada?

Pelatih, Klub Dan Gelar Juara

Tahukah Anda, 1. Alex Ferguson membutuhkan waktu lebih dari lima tahun, saya perjelas ya... LEBIH DARI LIMA TAHUN untuk membawa Manchester United mengakhiri paceklik gelar di kompetisi Liga Premier Inggris selama 26 tahun, sekali lagi DUA PULUH ENAM TAHUN . 2. Manajer pertama Arsenal yang bukan orang Inggris Raya Arsene Wenger, membawa Arsenal merajai daratan Inggris pada tahun keduanya melatih (1997/98), namun sejak Arsenal menjadi jawara Liga Premier Inggris musim 2003/04, hingga kini (musim kompetisi 2008/09) Arsenal belum pernah juara. 3. Kendati Rafael Benitez pernah memberikan gelar juara Liga Champions bagi Liverpool, tahukan Anda bahwa pelatih asal Spanyol itu belum pernah memberikan gelar Liga Premier Inggris sejak kedatangannya di Anfield pada tahun 2004. Ya, Benitez hingga musim kelima di daratan Inggris, hingga kini belum mampu mengakhiri kering gelar di kompetisi domestik bagi The Reds, kendati demikian, musim sekarang (2008/09) Benitez mendapat kontrak baru dari sang pem...

Bogor Euy! Pake Cipaganti Travel

Setelah tertunda dua hari, akhirnya hari ini saya "liburan" dahulu di Bogor sekaligus menyusul istri yang sudah berangkat ke Bogor dua hari sebelumnya. Rencana meninggalkan kota Bandung pada pagi hari terpaksa dibatalkan karena ternyata travel banyak yang penuh, akhirnya saya mengambil jadwal pulang ke Bogor pada siang hari jam satu dengan menggunakan jasa Cipaganti Travel. Travel datang lebih cepat dari yang dijadwalkan, tetapi mereka melakukan hal ini dengan pemberitahuan sebelumnya, hm... menyenangkan terlebih dua hari sebelumnya saya mengalami pengalaman yang sebaliknya dengan travel yang lain. Setelah menjemput dua titik lain di seputaran Pasteur, kami akhirnya melanjutkan perjalanan, dan karena ini adalah perjalanan pertama saya dengan Cipaganti, saya sedikit kaget karena mobil ternyata melaju ke arah tol Cipularang woah, mantap...!!! Sambil menikmati lagu KOrN memang nikmat perjalanan tak terasa saya pun terlelap hingga terbangun dengan penuh keringat dan mobil dalam k...

Romeo And Juliet Mengundang Kontroversi

Lumayan menjadi pro dan kontra film Romeo and Juliet. Sejak saya mendengar rencana akan dibuatnya film jenis ini, reaksi saya biasa saja dan penilaian saya langsung tertuju pada otak pembuat film yang jeli melihat kondisi pertikaian supporter yang lalu dirangkai dalam kisah percintaan yang diambil dari karya terkenal William Shakespeare walau saya tahu ide ini pernah di filmkan di Brasil dengan judul GET MARRIED (2005) yang dilatarbelakangi oleh pertikaian antara supporter Corinthians dan Palmeiras. Itu di satu sisi, dari sisi lainnya adalah sisi komersil, dengan memanfaatkan nama kelompok supporter yang memiliki jumlah ribuan dan dalam kondisi yang tidak akur, tentu saja akan memudahkan pebisnis dalam melakukan promosi, karena promosi akan bergulir dengan sendirinya. Lalu bagaimana film tersebut? Wah saya belum melihat film ini dan baru sebatas melihat trailer nya saja dan beberapa tulisan di media online yang ada, salah satunya dari detik yang menulis: "Film Romeo-Juliet sendiri...